6. Identifikasi Lapisan DataLink
A. ARP/Rarp
ARP dan RARP
Address Resolution Protocol (ARP) dan Reverse Address Resolution Protocol (RARP) menggunakan alamat fisik unicast dan broadcast. Sebagai contoh Ethernet akan menggunakan alamat FFFFFFFFFFFF16 sebagai alamat broadcast. Sesungguhnya ARP dan RARP adalah proses pemetaan alamat fisik (Physical Address) seperti alamat NIC yang berasosiasi kepada logical address (alamat IP) atau sebaliknya.
Address Resolution Protocol
(ARP)
ARP berasosiasi antara alamat fisik dan
alamat IP. Pada LAN, setiap device, host, station dll diidentifikasi dalam
bentuk alamat fisik yang didapat dari NIC.
Setiap host atau router yang ingin mengetahui
alamat fisik daripada host atau router yang terletak dalam jaringan lokal yang
sama akan mengirim paket query ARP secara broadcast,
sehingga seluruh host atau router yang berada pada jaringan lokal akan menerima
paket query tersebut. Kemudain setiap router atau host yang menerima paket
query dari salah satu host atau router yang mengirim maka akan diproses hanya
oleh host atau router yang memiliki IP yang terdapat dalam paket query ARP.
Host yang menerima respons akan mengirm balik kepada pengirim query yang berisi
paket berupa informasi alamat IP dan alamat fisik. Paket ini balik (reply ini
sifatnya unicast. Lihat Gambar berikut).
Format Paket
Pada gambar dibawah memperlihatkan format
paket ARP.
·
Hardware Type : adalah tipe hardware/perangkat keras.
Banyak bit dalam field ini adlah 16 bit. Sebagai contoh untuk Ethernet
mempunyai tipe 1.
·
Protocol Type : adalah tipe protokol di mana banyaknya bit
dalam field ini 16 bit. Contohnya, untuk protokol IPv4 adalah 080016.
·
Hardware Length : field berisi 8 bit yang mendefinisikan
panjang alamat fisik. Contohnya, untuk Ethernet, panjang alamat fisik adalah 6
byte.
·
Protocol Length : field berisi 8 bit yang mendefinisikan
panjang alamat logika dalam satuan byte. Contoh : untuk protokol IPv4
panjangnya adalah 4 byte.
·
Operation Request & Reply: field berisi 16 bit ini
mendefinisikan jenis paket untuk ARP apakah itu berjenis ARP request atau ARP
reply.
·
Sender Hardware Address : banyaknya field adalah
variabel yang mendefinisikan alamat fisik dari pengirim. Untuk Ethernet panjang
nya 6 byte.
·
Sender Protocol Address : field ini panjangnya juga
variabel dan untuk mendefiniskan alamat logika (alamat IP) dari pengirim.
·
Target Hardware Address : field ini panjangnya juga
variabel yang mendefiniskan alamat fisik daripada target. Pada paket ARP
request, field ini isinya 0 semua.
·
Target Protocol Address : field ini panjangnya juga
variabel dan mendefinisikan alamat logika (IP) dari target.
Enkapsulasi (pembungkusan)
Sebuah paket ARP dienkapsulasi langsung ke frame
data link. Lihat Gambar berikut.
Reverse Address Resolution
Protocol (RARP)
Sesungguhnya RARP didisain untuk memecahkan
masalah mapping alamat dalam sebuah mesin/komputer di mana mesin/komputer
mengetahui alamat fisiknya namun tidak mengetahui alamat logikanya. Cara kerja
RARP ini terjadi pada saat mesin seperti komputer atau router yang baru bergabung dalam jaringan lokal,
kebanyakan tipe mesin yang menerapkan RARP adalah mesin yang diskless,
atau tidak mempunyai aplikasi program dalam disk. RARP kemudian memberikan
request secara broadcast di jaringan lokal. Mesin yang lain pada jaringan lokal
yang mengetahui semua seluruh alamat IP akan akan meresponsnya dengan RARP
reply secara unicast. Sebagai catatan, mesin yang merequest harus
menjalankan program klien RARP, sedangkan mesin yang merespons harus
menjalankan program server RARP. Lihat Gambar berikut.
Format Paket
Format Paket RARP persis sama dengan format
paket ARP.
Enkapsulasi (pembungkusan)
Paket RARP dibungkus secara langsung ke dalam frame data link, formatnya sama dengan enkapsulasi
pada paket ARP,
sumber
http://ecgalery.blogspot.com/2010/07/definisi-arp-dan-rarp.htB.Metode akses
Media Access Control
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Media Access Control adalah sebuah metode untuk mentransmisikan sinyal yang dimiliki oleh node-node yang terhubung ke jaringan tanpa terjadi konflik.
Ketika dua komputer meletakkan sinyal di atas media jaringan (sebagai contoh: kabel jaringan) secara simultan (berbarengan), maka kondisi yang disebut sebagai "collision" (tabrakan) akan terjadi yang akan mengakibatkan data yang ditransmisikan akan hilang atau rusak. Solusi untuk masalah ini adalah dengan menyediakan metode akses media jaringan, yang bertindak sebagai "lampu lalu lintas" yang mengizinkan aliran data dalam jaringan atau mencegah adanya aliran data untuk mencegah adanya kondisi collision.
Metode media akses control diimplementasikan di dalam lapisan data-link pada tujuh lapisan model referensi OSI. Secara spesifik, metode ini bahkan diimplementasikan dalam lapisan khusus di dalam lapisan data link, yakni Media Access Control Sublayer, selain tentunya Logical Link Control Sublayer. Ada empat buah metode media access control yang digunakan dalam jaringan lokal, yakni:Ketika dua komputer meletakkan sinyal di atas media jaringan (sebagai contoh: kabel jaringan) secara simultan (berbarengan), maka kondisi yang disebut sebagai "collision" (tabrakan) akan terjadi yang akan mengakibatkan data yang ditransmisikan akan hilang atau rusak. Solusi untuk masalah ini adalah dengan menyediakan metode akses media jaringan, yang bertindak sebagai "lampu lalu lintas" yang mengizinkan aliran data dalam jaringan atau mencegah adanya aliran data untuk mencegah adanya kondisi collision.
Jenis-jenis Metode Media Access Control
- Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection (CSMA/CD): metode ini digunakan di dalam jaringan Ethernet half-duplex (jaringan Ethernet full-duplex menggunakan switched media ketimbang menggunakan shared media sehingga tidak membutuhkan metode ini). CSMA/CD merupakan metode akses jaringan yang paling populer digunakan di dalam jaringan lokal, jika dibandingkan dengan teknologi metode akses jaringan lainnya. CSMA/CD didefinisikan dalam spesifikasi IEEE 802.3 yang dirilis oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE).
- Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance (CSMA/CA): metode ini digunakan di dalam jaringan dengan teknologi AppleTalk dan beberapa bentuk jaringan nirkabel (wireless network), seperti halnya IEEE 802.11a, IEEE 802.11b, serta IEEE 802.11g. Untuk AppleTalk, CSMA/CA didefinisikan dalam spesifikasi IEEE 802.3, sementara untuk jaringan nirkabel didefinisikan dalam IEEE 802.11.
- Token passing: metode ini digunakan di dalam jaringan dengan teknologi Token Ring dan Fiber Distributed Data Interface (FDDI). Standar Token Ring didefinisikan di dalam spesifikasi IEEE 802.5, sementara FDDI didefinisikan oleh American National Standards Institute (ANSI).
- Demand priority: digunakan di dalam jaringan dengan teknologi 100VG-AnyLAN dan didefinisikan dalam standar IEEE 802.12.



EmoticonEmoticon